Cetak Rimbawan Muda Unggul, Kemenhut Buka Ruang Magang Lapangan di Kawasan Konservasi TWA Lejja

Selasa, 11 Agustus 2026 08:20:16
Admin Web Page
Cetak Rimbawan Muda Unggul, Kemenhut Buka Ruang Magang Lapangan di Kawasan Konservasi TWA Lejja

Sumber: https://www.kehutanan.go.id/news/cetak-rimbawan-muda-unggul-kemenhut-buka-ruang-magang-lapangan-di-kawasan-konservasi-twa-lejja

Soppeng, 27 Juli 2026. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor kehutanan sejak dini. Melalui unit pelaksana teknis di daerah, Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (Seksi KSDA Wilayah III Soppeng) resmi menerima peserta magang mandiri siswa SMK Kehutanan Negeri Makassar di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Kabupaten Soppeng.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kemenhut untuk membekali para calon tenaga teknis menengah kehutanan dengan pengalaman kerja nyata di tingkat tapak. Selama satu bulan ke depan, sebanyak lima siswa SMK Kehutanan Negeri Makassar akan terjun langsung mendalami praktik pengelolaan kawasan konservasi berkelanjutan.

Kepala Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Mustari Tepu, menyampaikan bahwa program magang mandiri ini merupakan kawah candradimuka bagi para siswa untuk membentuk mentalitas Rimbawan yang siap adaptif di lapangan.

"Pengalaman kerja melalui magang mandiri menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, khususnya terkait pengenalan potensi keanekaragaman hayati dan ekosistem, pencegahan gangguan keamanan hutan, serta pengembangan potensi wisata alam. Melalui magang ini, siswa dapat meningkatkan profesionalisme sebagai modal menjadi Rimbawan yang lebih baik," ujar Mustari Tepu.

Selama masa magang di Resor TWA Lejja, para siswa dibimbing langsung oleh petugas lapangan dalam menjalankan berbagai tugas teknis kehutanan, seperti inventarisasi jenis asing invasif (invasive alien species), patroli pengamanan kawasan bersama Polisi Kehutanan (Polhut), hingga pemetaan potensi ekowisata.

Sementara itu, Kepala Seksi KSDA Wilayah III Soppeng, Raduan, menegaskan kesiapan jajaran teknis di lapangan dalam mendampingi dan memfasilitasi proses pembelajaran para siswa SMK Kehutanan.

"Pengalaman lapangan sangat penting untuk membentuk kompetensi dan karakter calon tenaga teknis menengah kehutanan agar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai praktik pengelolaan hutan secara profesional. Kami di unit tapak siap memberikan ruang pembelajaran yang berkualitas," ungkap Raduan.

Melalui penyediaan ruang pembelajaran berbasis praktik langsung di lapangan ini, Kementerian Kehutanan optimistis dapat melahirkan generasi penerus rimbawan yang tangguh, berdedikasi, serta siap mengawal kelestarian hutan Indonesia di masa depan.

Informasi lebih lanjut:
Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan,
Hasnawir

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri

Baca Berita Lainnya

Cetak Rimbawan Muda Unggul, Kemenhut Buka Ruang Magang Lapangan di Kawasan Konservasi TWA Lejja
Selasa, 11 Agustus 2026 08:20:16 Berita

Cetak Rimbawan Muda Unggul, Kemenhut Buka Ruang Magang...

Kemenhut Perkuat Tata Kelola Kerja Sama di Hutan Konservasi dengan SIGMA KSDAE Versi Terbaru
Selasa, 11 Agustus 2026 08:19:07 Berita

Kemenhut Perkuat Tata Kelola Kerja Sama di Hutan...

Visitor Survey Image

Survei Kepuasan Pelayanan

Beri penilaian dan masukan Anda demi pelayanan yang lebih baik. Pendapat Anda penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan tapal dua satu.

Ikuti Survei
Visitor Statistic Image

Statistik Pengunjung

Pengunjung Online

4

Pengunjung Hari Ini

525

Total Pengunjung

78.802